26 C
Makassar
Senin, November 30, 2020

Alasan Trump Batalkan Serangan ke Iran

trump-ungkap-alasan-batalkan-serangan-terhadap-iranPresiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengungkap alasan mengapa akhirnya dia membatalkan keputusan untuk melakukan serangan terhadap Iran. Sebelumnya, Trump sempat memerintahkan militer AS untuk membombardir Iran, sebagai respon atas ditembak jatuhnya drone oleh Teheran.

Trump mengatakan, ia membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran karena dia menilai itu akan menjadi tanggapan yang tidak proporsional. Dia mengaku lebih memilih merespon penembakan itu dengan sanksi, dibanding opsi militer.

“Kami semalam dipenuhi tuntutan untuk memberikan respon terhadap tiga sasaran yang berbeda, ketika saya bertanya berapa banyak yang akan mati, seorang jenderal menyebut sekitar 150 orang,” kata Trump melalui akun Twitternya.

“10 menit sebelum serangan itu dilancarkan, saya membatalkannya, itu tidak sebanding dengan menembak jatuh pesawat tak berawak. Saya tidak terburu-buru, militer kami dibangun kembali, baru, dan siap untuk beroperasi, sejauh ini yang terbaik di dunia,” sambungnya, seperti dilansir Reuters pada Jumat (21/6).

Trump mengatakan, sanksi yang dikenakan AS terhadap Iran berpengaruh dan, tanpa memberikan rincian lebih lanjut, lebih banyak sanksi telah dijatuhkan kepada Iran, semalam.

Sebelumnya, Rusia meminta AS untuk tidak mengambil langkah tergesa-gesa terhadap Iran. Moskow menekankan bahwa Washington dan Teheran berada di ambang perang.

“Saya tidak akan memberikan perkiraan tentang apa yang sebenarnya terjadi selama beberapa jam terakhir dalam konteks ini, tetapi informasi yang kami miliki menunjukkan dengan sangat jelas bahwa situasinya sangat berbahaya,” ucap Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov.

Baca Juga :  Daftar 270 Daerah yang Akan Gelar Pilkada Serentak 2020 Mendatang

“Saya akan menyebut keseimbangan ini di ambang perang. Wilayah paling panas di Timur Tengah dipicu oleh kebijakan “pembakar’ Washington. Masih ada risiko konflik dan kami meminta pemain yang bertanggung jawab, jika ada pemain yang bertanggung jawab yang tersisa di Washington, untuk menilai konsekuensi yang mungkin terjadi. Kami menentang langkah tergesa-gesa,” sambungngnya.

Latest news

Peringatan HUT Palopo ke 18 Digelar Virtual

Peringatan HUT Palopo ke-18 digelar virtual dalam rapat paripurna di DPRD Kota Palopo, Kamis (2/7/2020). Wali Kota Palopo HM Judas Amir MH dalam sambutannya menyampaikan,...

Fase Baru Kawasan Industri Bantaeng

Pengelolaan Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) memasuki fase baru setelah ada kesepakatan kerja sama pemerintah daerah dengan Kawasan Industri Makassar (KIMA). Kesepakatan kerja sama Pemerintah...

Liverpool Juara Liga Premier Inggris Setelah 3 Dekade

Dengan bantuan Chelsea mengalahkan Manchester City 2-1 di Stamford Bridge, London, dini hari tadi, klub sepakbola Liverpool memastikan juara Liga Inggris di musim 2019/2020...

Terkait Dugaan Kasus Korupsi, DPRD Bulukumba Bentuk Pansus

Panitia Khusus (Pansus) akhirnya dibentuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba. Pembentukan itu terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19. Ketua DPRD Bulukumba, Rijal mengatakan, dewan...

Related news

Fase Baru Kawasan Industri Bantaeng

Pengelolaan Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) memasuki fase baru setelah ada kesepakatan kerja sama pemerintah daerah dengan Kawasan Industri Makassar (KIMA). Kesepakatan kerja sama Pemerintah...

Liverpool Juara Liga Premier Inggris Setelah 3 Dekade

Dengan bantuan Chelsea mengalahkan Manchester City 2-1 di Stamford Bridge, London, dini hari tadi, klub sepakbola Liverpool memastikan juara Liga Inggris di musim 2019/2020...

Terkait Dugaan Kasus Korupsi, DPRD Bulukumba Bentuk Pansus

Panitia Khusus (Pansus) akhirnya dibentuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba. Pembentukan itu terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19. Ketua DPRD Bulukumba, Rijal mengatakan, dewan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here