23 C
Makassar
Selasa, Oktober 20, 2020

Doa Serta Cara Memperkenalkan Gerhana Bulan kepada Anak

Doa dan Cara Memperkenalkan Gerhana Bulan kepada Anak
Suasana di Planetarium Jakarta saat gerhana bulan/ Foto: Lisye Sri Rahayu/detikcom

MakassarPost.com, Jakarta – Bunda dan keluarga termasuk salah satu yang ikut mengamati gerhana bulan parsial dari dini hari tadi, Rabu (17/7/2019)? Berdasarkan keterangan resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gerhana bulan parsial kali ini akan berdurasi 5 jam 3,74 menit.

Adapun waktu terjadinya fase gerhana adalah sebagai berikut:

Gerhana mulai: 01.42 WIB
Gerhana sebagian mulai: 03.01 WIB
Puncak gerhana: 04.30 WIB
Gerhana sebagian berakhir: 06.00 WIB
Gerhana berakhir: 07.19 WIB.

Ada banyak cara bagi Bunda untuk memperkenalkan gerhana pada anak. Pertama, bisa dengan menggunakan cara yang sederhana, yakni memperkenalkan konsep bayangan. Bunda dan Ayah bisa menggunakan alat-alat sederhana, seperti senter.

Cara kedua, Bunda bisa mengajak anak ke planetarium. Planetarium Jakarta misalnya pada gerhana bulan kali ini telah menyediakan 13 teleskop. Teleskop tersebut bebas digunakan oleh warga dengan gratis.

Selain itu, Bunda dan Ayah juga bisa mengajak anak untuk salat gerhana bersama. Melansir dari situs web Kementerian Agama, berikut tata cara salat gerhana:

a. Berniat di dalam hati;
b. Takbiratul ihram, yaitu bertakbir sebagaimana shalat biasa;
c. Membaca do’a iftitah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dilanjutkan membaca surat yang panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaharkan (dikeraskan suaranya, bukan lirih) sebagaimana terdapat dalam hadits Aisyah: “Nabi Saw. menjaharkan (mengeraskan) bacaannya ketika shalat gerhana.”(HR. Bukhari no. 1065 dan Muslim no. 901);
d. Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya;
e. Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan “Sami’allahu Liman Hamidah, Rabbana Wa Lakal Hamd”;
f. Setelah i’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama;
g. Kemudian ruku’ kembali (ruku’ kedua) yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya;
h. Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal);
i. Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, lalu duduk di antara dua sujud kemudian sujud kembali;
j. Kemudian bangkit dari sujud lalu mengerjakan raka’at kedua sebagaimana raka’at pertama hanya saja bacaan dan gerakan-gerakannya lebih singkat dari sebelumnya;
k. Salam.

Baca Juga :  BMKG Menjelaskan Penyebab Gempa Bali
Baca Juga :  BMKG Menjelaskan Penyebab Gempa Bali

Bunda juga bisa melihat tips memperkenalkan permainan edukasi fisik pada anak agar si kecil jauh dari gadget dalam video berikut:

(som/som)

Latest news

Peringatan HUT Palopo ke 18 Digelar Virtual

Peringatan HUT Palopo ke-18 digelar virtual dalam rapat paripurna di DPRD Kota Palopo, Kamis (2/7/2020). Wali Kota Palopo HM Judas Amir MH dalam sambutannya menyampaikan,...

Fase Baru Kawasan Industri Bantaeng

Pengelolaan Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) memasuki fase baru setelah ada kesepakatan kerja sama pemerintah daerah dengan Kawasan Industri Makassar (KIMA). Kesepakatan kerja sama Pemerintah...

Liverpool Juara Liga Premier Inggris Setelah 3 Dekade

Dengan bantuan Chelsea mengalahkan Manchester City 2-1 di Stamford Bridge, London, dini hari tadi, klub sepakbola Liverpool memastikan juara Liga Inggris di musim 2019/2020...

Terkait Dugaan Kasus Korupsi, DPRD Bulukumba Bentuk Pansus

Panitia Khusus (Pansus) akhirnya dibentuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba. Pembentukan itu terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19. Ketua DPRD Bulukumba, Rijal mengatakan, dewan...

Related news

Peringatan HUT Palopo ke 18 Digelar Virtual

Peringatan HUT Palopo ke-18 digelar virtual dalam rapat paripurna di DPRD Kota Palopo, Kamis (2/7/2020). Wali Kota Palopo HM Judas Amir MH dalam sambutannya menyampaikan,...

Fase Baru Kawasan Industri Bantaeng

Pengelolaan Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) memasuki fase baru setelah ada kesepakatan kerja sama pemerintah daerah dengan Kawasan Industri Makassar (KIMA). Kesepakatan kerja sama Pemerintah...

Terkait Dugaan Kasus Korupsi, DPRD Bulukumba Bentuk Pansus

Panitia Khusus (Pansus) akhirnya dibentuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba. Pembentukan itu terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19. Ketua DPRD Bulukumba, Rijal mengatakan, dewan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here