23 C
Makassar
Rabu, Desember 2, 2020

Makassar International Eight Festival and Forum 2019 Batal Diselenggarakan

Foto: f8makassar.com

MakassarPost.com, Makassar РMakassar International Eight Festival and Forum atau F8 batal digelar. Pemkot membatalkan ini untuk mengoptimalkan anggaran tahun 2019.

“Mengenai berita yang banyak dipertanyakan bagaimana kelanjutan F8 sendiri sebagai info kepada para media dalam rangka mengoptimalkan anggaran tahun 2019. Yang kami ingin sampaikan bahwa saat ini Pemerintah Kota Makassar sedang melakukan rasionalisasi terhadap belanja daerah dengan cara melakukan pengalihan dan pergeseran anggaran kegiatan yang belum dilaksanakan SKPD lain ke hal yang lain yang lebih prioritas,” kata Kadis Pariwisata Kota Makassar, Kamelia Tamrin Tantu, dalam keterangan persnya, Senin (15/7/2019).

Ditanya mengenai pengalihan anggaran F8 akan digunakan untuk apa, Dispar Makassar tak mengetahui pasti. Namun anggaran tersebut telah dialih dan serahkan ke Tim Anggaran Pemerintah Daerah.

“Salah satu kegiatan kami yang melakukan pergeseran anggaran adalah kegiatan Makassar F8 festival dalam hal ini sesuai dengan petunjuk pak wali kota sebagaimana tertuang dalam dan mendapat persetujuan dari bapak wali kota Makassar saat ini telah kami serahkan kepada tim anggaran pemerintah daerah demikian dari saya,” jelasnya.

“Iya ditunda sampai ada petunjuk lebih lanjut ya, belum untuk tahun ini barangkali ditunda dulu bukan berarti tidak dilaksanakan. Saya tidak tahu karena ini dari petunjuk bapak karena anggaran tersebut dipakai untuk kegiatan yang lebih prioritas, saya belum tahu karena kami tidak tahu apa yang lebih prioritas dari Pemerintah Daerah yang kami bahas tentang F8 ini seperti itu iya arahan bapak pimpinan,” tambahnya.

Baca Juga :  Menjelang Laga dengan Becamex Binh Duong, Darije Utak-Atik Skema
Makassar International Eight Festival and Forum 2019 Batal Digelar Kadis Pariwisata Kota Makassar, Kamelia Tamrin Tantu (Istimewa)

Untuk anggaran Makassar International Eight Festival and Forum atau F8 sendiri sebesar Rp 3,8 Miliar. Sementara total anggaran yang dialihkan dari Pemerintah Kota Makassar sebesar Rp 5,4 Miliar. Dispar Makassar sendiri akan menyurati Kementerian Pariwisata terkait pembatalan event internasional itu.

Baca Juga :  "Sempat Buron, 2 Pelaku Curas di Bawah Umur Diamankan Polisi"

“Sementara kami akan bersurat ini kami akan bersurat untuk penundaan F8 untuk tahun ini, tahun depan mungkin. DPRD belum kalau ada, nanti barangkali Tim Anggaran Pemerintah Daerah yang akan menyampaikan ke mereka bagaimana nanti kelanjutannya. Pastinya anggaran 3,8 M dan itu diambil semua saya tidak tahu apa karena ini sudah diserahkan TAPD apa yang menjadi prioritas,” kata dia.

“Ada beberapa juga yang dialihkan program dispar ada, beberapa yang dialihkan F8, saya tidak hafal baik, yang saya hafal cuma totalnya ada sekitar 5,4 M bukan cuma Dispar, semua SKPD saya tidak hafal nanti saya salah menjawab,” terangnya.

Memi, sapaan akrabnya menyebut anggaran F8 yang dialihkan tak mengetahui detailnya. Namun ia menyebut destinasi dan infrastruktur akan menjaadi pertimbangan.

“Kami tunggu dari tim TAPD biar mereka nanti yang komunikasi dengan dewan. Anggaran Pemerintah daerah mereka yang kami ketahui kegiatan itu apa yang menjadi prioritas, kalau pertimbangan lain mungkin dari sisi destinasi ya. Jadi itu yang diperkuat infrastruktur pada tahun ini,” paparnya.

Makassar International Eight Festival and Forum atau F8 sedianya akan digelar September 2019 dan merupakan event tahunan dan telah menjadi kelender pariwisata secara nasional. Bahkan F8 masuk sebagai 10 top event terbesar dan favorit di Indonesia yang mampu menyedot lebih dari 1 juta pengunjung.(msl/msl)

Baca Juga :  Ini 7 Pesona Leanna Leonardo 'Hakim' Cantik dan Imut

Latest news

Peringatan HUT Palopo ke 18 Digelar Virtual

Peringatan HUT Palopo ke-18 digelar virtual dalam rapat paripurna di DPRD Kota Palopo, Kamis (2/7/2020). Wali Kota Palopo HM Judas Amir MH dalam sambutannya menyampaikan,...

Fase Baru Kawasan Industri Bantaeng

Pengelolaan Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) memasuki fase baru setelah ada kesepakatan kerja sama pemerintah daerah dengan Kawasan Industri Makassar (KIMA). Kesepakatan kerja sama Pemerintah...

Liverpool Juara Liga Premier Inggris Setelah 3 Dekade

Dengan bantuan Chelsea mengalahkan Manchester City 2-1 di Stamford Bridge, London, dini hari tadi, klub sepakbola Liverpool memastikan juara Liga Inggris di musim 2019/2020...

Terkait Dugaan Kasus Korupsi, DPRD Bulukumba Bentuk Pansus

Panitia Khusus (Pansus) akhirnya dibentuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba. Pembentukan itu terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19. Ketua DPRD Bulukumba, Rijal mengatakan, dewan...

Related news

Peringatan HUT Palopo ke 18 Digelar Virtual

Peringatan HUT Palopo ke-18 digelar virtual dalam rapat paripurna di DPRD Kota Palopo, Kamis (2/7/2020). Wali Kota Palopo HM Judas Amir MH dalam sambutannya menyampaikan,...

Fase Baru Kawasan Industri Bantaeng

Pengelolaan Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) memasuki fase baru setelah ada kesepakatan kerja sama pemerintah daerah dengan Kawasan Industri Makassar (KIMA). Kesepakatan kerja sama Pemerintah...

Terkait Dugaan Kasus Korupsi, DPRD Bulukumba Bentuk Pansus

Panitia Khusus (Pansus) akhirnya dibentuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba. Pembentukan itu terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19. Ketua DPRD Bulukumba, Rijal mengatakan, dewan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here