32 C
Makassar
Senin, Agustus 3, 2020

DPR AS Kecam Keras Arab Saudi

Pembunuhan Jamal Khashoggi. (Washington Examiner)

MakassarPost.com, Washington – Dewan Perwakilan Rakyat AS, Senin (15/7), mensahkan dua tindakan yang mengecam keras Arab Saudi, dan satu meminta AS menjatuhkan sanksi atas beberapa pejabat AS yang bertanggung-jawab atas pembunuhan mengerikan kolumnis Washington Post.

Selian mensahkan satu resolusi melalui pemungutan suara yang mengutuk penahanan oleh Arab Saudi dan pelecehan penganjur hak asasi manusia, Dewan dengan suara bulat mensahkan Saudi Arabia Human Rights and Accountaliblity Act dengan 405 berbanding tujuh suara.

Peraturan tersebut, yang diajukan oleh anggota Kongres Tom Malinowski, mengharuskan Direktur Dinas Intelijen Nasional untuk secara terbuka mengidentifikasi orang yang terlibat dalam pembunuhan Jamal Khashoggi dan memberlakukan sanksi visa serta perjalanan atas mereka, kata Kantor Berita Turki, Anadolu –yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa. Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo juga diharuskan melaporkan sejauh mana militer dan pasukan keamanan Riyadh terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia.

Meskipun langkah tersebut lolos di Dewan, nasibnya di Senat, yang dikuasai Republik, jauh dari pasti. Anggota Senat dari Partai Republik jauh kurang keras dalam komitmen mereka untuk mengeluarkan hukuman kerat atas Arab Saudi sehubungan dengan pembunuhan Khashoggi, terutama mengingat pembelaan Presiden Donald Trump atas Putra Mahkota Mohmmad bin Salma –yang menjadi tersangka utama pemberi perintah buat pembunuhan tersebut.

Kongres sebelumnya mensahkan peraturan yang memberi mandat kepada Trump untuk mengidentifikasi dan menjatuhkan sanksi atas mereka yang bertanggung-jawab atas pembunuhan wartawan, tapi ia tak pernah mematuhinya.

Khashoggi dibunuh pada 2 Oktober 2018 di Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki. Arab Saudi mulanya membantah Kerajaan tersebut mengetahui keberadaan Khashoggi setelah ia hilang tapi belakangan berusaha menjatuhkan kesalahan mengenai kematiannya atas agen merah yang melaksanakan operasi penahanan yang gagal.

Baca Juga :  Mayat Pria Bertato Diteumukan dan Menggegerkan Warga di Makassar

Latest news

Peringatan HUT Palopo ke 18 Digelar Virtual

Peringatan HUT Palopo ke-18 digelar virtual dalam rapat paripurna di DPRD Kota Palopo, Kamis (2/7/2020). Wali Kota Palopo HM Judas Amir MH dalam sambutannya menyampaikan,...

Fase Baru Kawasan Industri Bantaeng

Pengelolaan Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) memasuki fase baru setelah ada kesepakatan kerja sama pemerintah daerah dengan Kawasan Industri Makassar (KIMA). Kesepakatan kerja sama Pemerintah...

Liverpool Juara Liga Premier Inggris Setelah 3 Dekade

Dengan bantuan Chelsea mengalahkan Manchester City 2-1 di Stamford Bridge, London, dini hari tadi, klub sepakbola Liverpool memastikan juara Liga Inggris di musim 2019/2020...

Terkait Dugaan Kasus Korupsi, DPRD Bulukumba Bentuk Pansus

Panitia Khusus (Pansus) akhirnya dibentuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba. Pembentukan itu terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19. Ketua DPRD Bulukumba, Rijal mengatakan, dewan...

Related news

Peringatan HUT Palopo ke 18 Digelar Virtual

Peringatan HUT Palopo ke-18 digelar virtual dalam rapat paripurna di DPRD Kota Palopo, Kamis (2/7/2020). Wali Kota Palopo HM Judas Amir MH dalam sambutannya menyampaikan,...

Fase Baru Kawasan Industri Bantaeng

Pengelolaan Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) memasuki fase baru setelah ada kesepakatan kerja sama pemerintah daerah dengan Kawasan Industri Makassar (KIMA). Kesepakatan kerja sama Pemerintah...

Terkait Dugaan Kasus Korupsi, DPRD Bulukumba Bentuk Pansus

Panitia Khusus (Pansus) akhirnya dibentuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba. Pembentukan itu terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19. Ketua DPRD Bulukumba, Rijal mengatakan, dewan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here