32 C
Makassar
Sabtu, Oktober 24, 2020

Hampir Dua Pekan Identitas Mayat Bertato Belum Terungkap

Temuan mayat pria bertato di lahan kosong, Jalan Urip Sumohardjo, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, pada Minggu (23/06/2019). Foto: Dok/SINDOnews

MakassarPost.com, MAKASSAR – Identitas mayat bertato yang ditemukan tertimbun material lumpur hingga saat ini belum juga terungkap sejak ditemukan pada Minggu (23/06/2019) beberapa waktu lalu.

Rencananya, jenazah yang ditemukan di lahan kosong di Jalan Urip Sumohardjo, Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, akan diautopsi sebelum dikebumikan. Saat ini jenazah tersebut masih berada di ruang jenazah Biddokkes Polda Sulsel, Jalan Kumala, Makassar.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Ahmad, hasil autopsi tersebut nantinya akan menjadi bahan penyelidikan pihaknya. Apalagi saat ditemukan, jenazah korban sudah membengkak dengan kondisi kedua kaki terlilit kawat besi.

Baca Juga : Mayat Pria Bertato Diteumukan dan Menggegerkan Warga di Makassar

“Diautopsi dulu. Minggu depan baru diautopsi,” ujarnya, Jumat (05/07/2019).

Untuk saat ini, lanjutnya, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Biddokkes Polda Sulsel untuk untuk melakukan autopsi. Ada pun rencana pemakaman korban akan dikoordinasikan dengan pihak Dinas Sosial.

Kabid Dokkes Polda Sulsel, Kombes Pol Raden Harjuno mengakui pihaknya kesulitan mengungkap identitas korban meski telah menggunakan metode Crime Scene Investigation (CSI). Sebab sidik jari pria bertato itu tidak terdata.

Hanya saja kata dia, usia korban diperkirakan berumur 35-40 tahun.

“Jadi gini prinsipnya, kitakan melibatkan dinas sosial kalau pun ada Keluarganya tapi tidak mampu yah dinas sosial membantu. Pun begitu kalau tidak diketahui keluarganya si Mr X (korban) ini, tetap dinas sosial akan membantu. Tapi biasanya kalau ada Keluarganya dia akan urus sendiri,” kata dia.

“Keluarganya pasti ada, cuman belum diketahui si Mr X ini, jadi memang belum tentunya juga kita tetap koordinasi dengan penyidik untuk identifikasinya. Mungkin si Mr X ini berasal dari tempat lain, pulau lain mungkin, atau suku lain mungkin,” kata Raden Harjuno menambahkan.

Baca Juga :  Api Melalap Rumah Makan 999
Baca Juga :  Pemuda Tewas Ditikam Teman Sendiri Saat Pesta Miras

(bds)

Latest news

Peringatan HUT Palopo ke 18 Digelar Virtual

Peringatan HUT Palopo ke-18 digelar virtual dalam rapat paripurna di DPRD Kota Palopo, Kamis (2/7/2020). Wali Kota Palopo HM Judas Amir MH dalam sambutannya menyampaikan,...

Fase Baru Kawasan Industri Bantaeng

Pengelolaan Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) memasuki fase baru setelah ada kesepakatan kerja sama pemerintah daerah dengan Kawasan Industri Makassar (KIMA). Kesepakatan kerja sama Pemerintah...

Liverpool Juara Liga Premier Inggris Setelah 3 Dekade

Dengan bantuan Chelsea mengalahkan Manchester City 2-1 di Stamford Bridge, London, dini hari tadi, klub sepakbola Liverpool memastikan juara Liga Inggris di musim 2019/2020...

Terkait Dugaan Kasus Korupsi, DPRD Bulukumba Bentuk Pansus

Panitia Khusus (Pansus) akhirnya dibentuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba. Pembentukan itu terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19. Ketua DPRD Bulukumba, Rijal mengatakan, dewan...

Related news

Peringatan HUT Palopo ke 18 Digelar Virtual

Peringatan HUT Palopo ke-18 digelar virtual dalam rapat paripurna di DPRD Kota Palopo, Kamis (2/7/2020). Wali Kota Palopo HM Judas Amir MH dalam sambutannya menyampaikan,...

Fase Baru Kawasan Industri Bantaeng

Pengelolaan Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) memasuki fase baru setelah ada kesepakatan kerja sama pemerintah daerah dengan Kawasan Industri Makassar (KIMA). Kesepakatan kerja sama Pemerintah...

Terkait Dugaan Kasus Korupsi, DPRD Bulukumba Bentuk Pansus

Panitia Khusus (Pansus) akhirnya dibentuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba. Pembentukan itu terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19. Ketua DPRD Bulukumba, Rijal mengatakan, dewan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here