26 C
Makassar
Senin, Agustus 3, 2020

Jokowi-Prabowo Bertemu, Sepakat Tidak Ada Lagi Istilah Cebong-Kampret Lagi

Joko Widodo dan Prabowo Subianto saat bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019). Foto: SINDOnews

MakassarPost.com, JAKARTA – Presiden terpilih Republik Indonesia, Joko Widodo akhirnya bertemu Prabowo Subianto, rivalnya pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) April 2019 lalu. Ini adalah pertemuan perdana keduanya usai Pilpres.

Keduanya bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019). Usai menjajal transportasi massal tersebut, baik Prabowo maupun Jokowi memberikan keterangan pers di MRT Istora Senayan.

Jokowi mengungkapkan, adanya pertemuan ini merupakan perencanaan yang sudah dilakukan sejak lama. Namun karena kesibukan masing-masing, pertemuan ini baru direalisasikan saat ini.

Baca Juga : Jalan Tol Baru yang Diprioritaskan Presiden Jokowi, Tidak Ada Sulsel

“Ini adalah pertemuan seorang sahabat, pertemuan seorang kawan, pertemuan seorang saudara, yang sebetulnya sudah kita rencana lama. Tapi karena Pak Prabowo juga sibuk, kemarin mondar-mandir ke luar negeri, saya juga begitu, pergi ke luar daerah, ada juga ke luar,” kata Jokowi, Sabtu (13/7/2019).

Jokowi pun bersyukur dirinya dan Prabowo bisa bertemu. Dia selanjutnya menekankan, Pilpres sudah selesai dan diharapkan seluruh pendukung baik 01 dan 02, tidak ada lagi sebutan cebong dan kampret.

“Tidak ada lagi namanya cebong, tidak ada lagi kampret, yang ada Garuda Pancasila. Mari kita rajut, kita gerakkan kembali persatuan sebagai bangsa. Karena kompetisi global sangat ketat, sehingga perlu kebersamaan membangun bangsa,” pungkasnya.

Hal senada dikatakan Prabowo, setelah bertarung keras, maka harus tetap dalam kerangka besar Republik Indonesia.

“Kita sama-sama ingin berbuat baik untuk bangsa Indonesia. Saya mengerti mayih banyak yang emosional, banyak yang harus diperbaiki. Di antara pemimpin, kalau hubungannya baik, kita saling mengingatkan,” kata Prabowo.

Baca Juga :  Terkait Dugaan Kasus Korupsi, DPRD Bulukumba Bentuk Pansus

Dia pun mengaku sepakat agar tidak boleh ada lagi istilah cebong dan kampret. “Saya setuju tidak boleh ada cebong kampret, semuanya merah putih,” ucap Prabowo.

Baca Juga :  Tinggal di WC SD, Guru Honorer Bergaji Rp 350 Ribu

(man)

Latest news

Peringatan HUT Palopo ke 18 Digelar Virtual

Peringatan HUT Palopo ke-18 digelar virtual dalam rapat paripurna di DPRD Kota Palopo, Kamis (2/7/2020). Wali Kota Palopo HM Judas Amir MH dalam sambutannya menyampaikan,...

Fase Baru Kawasan Industri Bantaeng

Pengelolaan Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) memasuki fase baru setelah ada kesepakatan kerja sama pemerintah daerah dengan Kawasan Industri Makassar (KIMA). Kesepakatan kerja sama Pemerintah...

Liverpool Juara Liga Premier Inggris Setelah 3 Dekade

Dengan bantuan Chelsea mengalahkan Manchester City 2-1 di Stamford Bridge, London, dini hari tadi, klub sepakbola Liverpool memastikan juara Liga Inggris di musim 2019/2020...

Terkait Dugaan Kasus Korupsi, DPRD Bulukumba Bentuk Pansus

Panitia Khusus (Pansus) akhirnya dibentuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba. Pembentukan itu terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19. Ketua DPRD Bulukumba, Rijal mengatakan, dewan...

Related news

Peringatan HUT Palopo ke 18 Digelar Virtual

Peringatan HUT Palopo ke-18 digelar virtual dalam rapat paripurna di DPRD Kota Palopo, Kamis (2/7/2020). Wali Kota Palopo HM Judas Amir MH dalam sambutannya menyampaikan,...

Liverpool Juara Liga Premier Inggris Setelah 3 Dekade

Dengan bantuan Chelsea mengalahkan Manchester City 2-1 di Stamford Bridge, London, dini hari tadi, klub sepakbola Liverpool memastikan juara Liga Inggris di musim 2019/2020...

Terkait Dugaan Kasus Korupsi, DPRD Bulukumba Bentuk Pansus

Panitia Khusus (Pansus) akhirnya dibentuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba. Pembentukan itu terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19. Ketua DPRD Bulukumba, Rijal mengatakan, dewan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here