23 C
Makassar
Selasa, Oktober 20, 2020

Makassar Sulit Menghidupkan Pariwisata

Sektor Pariwisata Kota Makassar kian memprihatinkan, sebab selama masa pandemi tingkat kunjungan wisatawan di Makassar turun anjlok.Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Makassar bahkan menilai pariwisata tidak akan ada kemajuan yang signifikan selama Sulsel, khususnya Kota Makassar masih menyandang status zona merah.

Ketua Komisi B DPRD Makassar, William, mengatakan, memperbaiki sektor pariwisata bukan menjadi solusi menghidupkan kembali pariwisata Kota Makassar yang kini diambang keterpurukan. Makassar memiliki banyak potensi pariwisata yang dapat memicu wisatawan datang, hanya saja status penyebaran virus di Makassar begitu tinggi sehingga wisatawan ogah untuk berkunjung.

“Sekarang yang perlu didorong bagaimana wabah ini segera selesai, tidak ada cara untuk mengairahkan sektor pariwisata kita kalau Makassar masih status zona merah penyebaran covid-19. Orang naik pesawat saja atau yang mau berkunjung terlalu ribet harus ada test dan segala macamnya,” tegas William, di gedung DPRD Makassar, Rabu (24/6).

Selain itu, dirinya mengharapkan, ada perbaikan kondisi dan status Makassar saat ini, kerja pemerintah dalam bidang pariwisata harus meyakinkan wisatawan kalau Kota Makassar aman.”Pariwisata hanya begitu-begitu saja dan tidak ada kemajuan sama sekali. Terlebih di masa pandemi ini tambah parah, jadi harus kerja ekstra lagi meyakinkan wisatawan kalau Kota Makassar tetap aman dari covid-19,”ujarnya.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Makassar, H Yunus, juga menegaskan, sulit menghidupkan sektor pariwisata saat ini, namun pemerintah harus lebih berinovasi dengan melakukan event, promosi hingga menarik wisatawan berkunjung namun tetap memastikan sesuai protokol kesehatan.

“Sektor Pariwisata kita di empat bulan belakangan ini terpuruk. Tapi kita dorong bagaimana caranya untuk meningkatkan pendapatan daerah dengan keadaan new normal ini,” katanya.
Memang diakui, ujar H Yunus, anggaran di Dinas Pariwisata kota Makassar yang seharusnya untuk menjalankan program seperti event dan sebagainya telah banyak direfocusing dan dialihkan ke penanganan covid-19 sehingga menghidupkan kembali dunia wisata butuh kerja ekstra.

Baca Juga :  Aksi Demo Penolakan Rekrutmen Jemaah Haji Sulsel Berakhir Ricuh, Sejumlah Mahasiswa Nyaris Terbakar

Latest news

Peringatan HUT Palopo ke 18 Digelar Virtual

Peringatan HUT Palopo ke-18 digelar virtual dalam rapat paripurna di DPRD Kota Palopo, Kamis (2/7/2020). Wali Kota Palopo HM Judas Amir MH dalam sambutannya menyampaikan,...

Fase Baru Kawasan Industri Bantaeng

Pengelolaan Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) memasuki fase baru setelah ada kesepakatan kerja sama pemerintah daerah dengan Kawasan Industri Makassar (KIMA). Kesepakatan kerja sama Pemerintah...

Liverpool Juara Liga Premier Inggris Setelah 3 Dekade

Dengan bantuan Chelsea mengalahkan Manchester City 2-1 di Stamford Bridge, London, dini hari tadi, klub sepakbola Liverpool memastikan juara Liga Inggris di musim 2019/2020...

Terkait Dugaan Kasus Korupsi, DPRD Bulukumba Bentuk Pansus

Panitia Khusus (Pansus) akhirnya dibentuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba. Pembentukan itu terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19. Ketua DPRD Bulukumba, Rijal mengatakan, dewan...

Related news

Peringatan HUT Palopo ke 18 Digelar Virtual

Peringatan HUT Palopo ke-18 digelar virtual dalam rapat paripurna di DPRD Kota Palopo, Kamis (2/7/2020). Wali Kota Palopo HM Judas Amir MH dalam sambutannya menyampaikan,...

Fase Baru Kawasan Industri Bantaeng

Pengelolaan Kawasan Industri Bantaeng (KIBA) memasuki fase baru setelah ada kesepakatan kerja sama pemerintah daerah dengan Kawasan Industri Makassar (KIMA). Kesepakatan kerja sama Pemerintah...

Terkait Dugaan Kasus Korupsi, DPRD Bulukumba Bentuk Pansus

Panitia Khusus (Pansus) akhirnya dibentuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba. Pembentukan itu terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19. Ketua DPRD Bulukumba, Rijal mengatakan, dewan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here